Alat Pertanian Tradisional

alat pertanianDalam dunia pertanian, pengolahan tanah menjadi salah satu kegiatan yang wajib dilakukan. Pengolahan tanah yang baik dapat berdampak positif pada hasil panen. Di samping itu, pengolahan tanah yang baik akan mampu mendukung dekomposisi tanah yang nantinya dapat mendukung kesuburan tanah. Mengolah tanah pertanian dapat dilakukan dengan alat pertanian yang tradisional maupun modern. Salah satu alat tradisional yang masih banyak dipakai sampai saat ini dalam bertani adalah bajak. Alat bercocok tanam yang satu ini merupakan alat yang paling tua. Alat ini telah digunakan sejak abad ke-6 SM di dataran Mesir Kuno. Sejak dahulu, bajak digunakan untuk menggemburkan tanah sebelum para petani menaburkan benih dan melakukan kegiatan cocok tanam.

Mengenal Alat Pertanian  Tradisional

Pada awalnya, bajak ditarik sepenuhnya oleh tenaga manusia. Namun, seiring perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan, penarik bajak diserahkan kepada hewan-hewan bertenaga besar seperti sapi atau kuda. Hingga sekarang, terdapat beragam jenis bajak tradisional. Perbedaan ragam alat pertanian tradisional ini terletak pada bentuk dan kegunaannya. Berikut adalah penjelasan singkatnya.

Sistem pembajakan sawah dengan alat bajak secara tradisional menggunakan alat yang terbuat dari kayu dan besi sebagai bahan utamanya. Untuk sistem tradisional, para petani menggunakan jenis bajak singkal atau bajak guru untuk mengolah tanah. Bajak jenis ini termasuk dalam jenis alat tradisional dalam bertani yang paling tua. Di Indonesia, jenis bajak ini paling banyak digunakan, terutama dengan tenaga sapi atau kerbau sebagai penariknya. Di beberapa tempat, rancangan bajak jenis ini sedikit dimodifikasi dengan tujuan untuk menyesuaikan tujuan pembajakan dan kondisi tanah. Setelah tanah dibajak dengan bajak singkal, pada umumnya tanah masih berbentuk seperti bongkahan-bongkahan yang cukup besar. Untuk menghancurkan dan meratakan permukaan tanah yang demikian, diperlukan pengolahan tanah kedua yang menggunakan bajak jenis bajak garu. Selain untuk menghancurkan dan meratakan tanah, alat pertanian  juga bertujuan untuk meningkatkan kandungan unsur hara pada tanah dengan cara menghancurkan sisa-sisa tanaman dan mencampurnya kembali dengan tanah.

Related posts:

Comments are closed.